Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bayi Berkepala Lonjong Mirip Ada Benjolan, Dokter: 'Wajar , Tidak Perlu Ditekan'

Bukan hal gila, kondisi ini wajar terjadi..


Dokter menerangkan faktor penyebab kepala bayi memiliki bentuk lonjong atau seolah ada benjolan. 

Selain itu dokter juga memperlihatkan kiat terhadap ibu hamil ketika mempunyai bayi dengan keadaan serupa.

Viral potret anak bayi dengan bentuk kepala yang tidak biasa. Biasanya bentuk kepala lonjok yang cukup besar di area atas kepala.

Dokter seorang ahli kandungan, dr. Huthia Andriyana, SpOG kemudian memberikan klarifikasi terkait video trend kepala bayi yang lonjong akhir alat vakum.

Ia mengungkapkan, kepala bayi lonjong tersebut mampu terjadi dikala proses persalinan. Artinya, kepala bayi lonjong bisa dikarenakan hal yang lain, walaupun bukan karena alat vakum.

"Dengan persalinan wajar tanpa dukungan alat bisa terjadi benjolan di kepala bayi, biasanya karena proses persalinan yang usang atau ibu sukar mengejan," ujarnya dikutip dari Tribunnews.

Huthia lalu menjelaskan mengenai fungsi dari alat vakum dalam proses persalinan.

Terdapat sejumlah argumentasi mengapa alat vakum harus dipakai di beberapa proses persalinan.

Penyebabnya diantaranya yaitu, ibu tidak kuat mengejan, persalinan telah berjalan cukup lama namun bayi tidak kunjung lahir, kontraksi rahim kurang, maupun kondisi detak jantung janin menurun (gawat janin).

"Sehingga kelahiran bayi mesti dipercepat," ujar dr. Huthia.

Selain itu, Huthia juga menjelaskan tentang pengaruh penggunakan alat vakum. Salah satunya yaitu adanya benjolan di kepala bayi alasannya adalah proses penarikan.

Selain itu, robekan jalan lahir juga bisa terjadi akhir pemakaian alat vakum dalam proses persalinan. 

Dampak robekan mampu dituntaskan dengan jahitan sebagaimana persalinan normal pada umumnya.

Dan bagi kau yang memiliki bayi dengana kepala lonjong atau dengan benjolan tak perlu khawatir, alasannya adalah bentuknya akan kembali normal.

Huthia juga menyarankan untuk langkah penangan, cukup dilakukan observasi dengan melaksanakan kontrol ke dokter anak secara berkala.

"Biasanya dalam 2 minggu, pelan-pelan sudah mulai normal. Tidak perlu menekan-nekan, membebat kepala bayi atau mengoleskan cairan serta ramuan tertentu". 

"Proses ini umumnya akan membaik secara perlahan, jadi selama bayi kondisinya masih baik, tidak ada kejang, cukup diobservasi saja," pungkasnya.

Sempat Viral di Media Sosial

Video yang menawarkan kepala bayi jadi lonjong dan seolah terdapat benjolan alasannya adalah alat vakum menjadi viral di media umum.

Diketahui video tersebut dibagikan oleh akun @makassar_iinfo sehari lalu dengan memberikan keterangan berikut ini:

"Bentuk Kepala Bayi Lonjong Ke Atas"

"Bentuk kepala bayi yang lonjong ke atas disebabkan karna proses kelahiran dimana pada saat proses melahirkan si kecil susah keluar sehingga biasanya dokter akan melakukan vakum atau forcep yang membuat kepala bayi bunda menjadi lonjong".

"Dan bentuk kepala bayi yang lonjong akan beresiko bahaya untuk berkembang kembang bayi jika dibarengi dengan kondisi kepala yang peyang."

Banyak yang menunjukkan jawaban atas video bayi kepala lonjong yang trend tersebut. Ternyata tak sedikit warganet yang mengaku memiliki pengalaman yang serupa.

"Anak aku dlu kepalanya jga gitu. Tapi alhamdulillah kepalanya kembali wajar kok. Sering sering aja kepalanya di tekan pelan pelan sarat perasaan. Bukan kek neken paku tindis ya," tulis akun warganet.

Namun meski tidak ditekan bantu-membantu kepala bayi tetap bisa kembali normal. Nah daripada salah tekan, seharusnya dibiarkan saja ya sambil melakukan konsultasi ke dokter.

"Bayi baru lahir secara wajar rata mempunyai bentuk kepala lonjong dikala gres lahir di karenakan beberapa aspek dan aspek alami , kepalanya nnti akan berlangsung kebali mirip semula saat tulang kepalanya telah mulai mengeras bentuk sprti itu klo di kedokteran namanya caput succedaneum," tulisnya.

Makara bagi para ibu yang mempunyai pengalaman sama tak perlu khawatir jikalau mengenali keadaan kepala bayi yang tidak normal.

Sumber: Wajibbaca.com