Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Muka Suryani, Nenek Yang Siksa Dan Paksa Cucunya Jadi Pengemis, Murka Setoran Sedikit

Baru-baru ini beredar video yang memperlihatkan seorang perempuan berkaos pink dan menggunakan jins, memakuli dan menjambak seorang bocah wanita di sebuah trotoar jalan di Kota Palembang, Sumatera Selatan.


Wanita itu melaksanakan kekerasan terhadap bocah dan memaksanya untuk menjadi pengemis.

Belakangan terungkap, wanita itu ternyata berjulukan Suryani (46 tahun). Ia tak lain yakni nenek dari si bocah malang yang diketahui berinisial TK (8 tahun).

Suryani telah ditangkap oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang pada Rabu malam (28/4/2021).

Kepada polisi, Suryani mengaku uang hasil mengemis sang cucu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Ia membenarkan perbuatannya sebab merasa berjasa atas anak itu.

"Dia (TK) sudah sayawa rawat sejak bapak ibunya cerai," katanya.

Suryani sempat berbohong kepada polisi, dengan menyampaikan bahwa ia gres-gres ini saja menyuruh cucunya mengemis. Padahal kenyataannya, cucunya telah dia eksploitasi sebagai pengemis sejak dua tahun belakangan.

Sementara itu, TK mengaku sering dipukul neneknya kalau duit hasil mengemisnya hanya sedikit.

"Sering dijambak dan dipukul sama nenek. Kalau ngasih sedikit pasti dipukul," ujarnya.

Selama ini, ia bilang, ia dipaksa mengemis seharian, bahkan di hari-hari sekolah.

"Dari pagi sampai malam. Malam baru pulang," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, Suryani tetap akan dijerat aturan meski motifnya sebab himpitan ekonomi.

"Pelaku dijerat dengan UU pemberian Anak dengan bahaya 10 tahun penjara," ujar Tri Wahyudi.

Taman Kanak-kanak sendiri telah diserahkan ke Rumah Aman Pemprov Sumatera Selatan.

Sumber: Sekillasinfo.me