Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

'Malaikat Kecil' Paiestina Ceritakan Saat Bom Hancurkan Rumah, Masih Ucapkan Alhamdulillah

Sebuah video yang menawarkan seorang gadis kecil PaIestina menceritakan detik-detik saat serangan udara merusak sebuah rumah viral di media umum.


Dengan polosnya, gadis kecil itu menceritakan dahsyatnya serangan udara merusak rumah tetangganya.

Video trend itu diunggah oleh akun instagram berjulukan @eye.on.palestine dan telah ditonton ratusan ribu orang.

"Saya takut sebab aku masih muda" Seorang gadis kecil Palestina berbicara wacana serangan udara yang melanda rumah tetangganya di kamp pengungsi Shatea di #Gaza. #GazaUnderAttack," ditulis pada caption video, seperti dilihat INDOZONE pada Senin (17/05).

Si perekam video mulanya menanyakan kabar gadis kecil tersebut.

"Alhamdulillah," ujar gadis kecil itu.

Kemudian, si perekam video pun menanyakan terkait detik-detik saat serangan udara menghancurkan rumah tetangganya.

"dimana kau ketika mereka mengebom rumah," ujar si perekam.

"Saya di rumah," jawab gadis kecil itu.

Kemudian gadis kecil itu pun menceritakan bila bom dari serangan udara tersebut meghancurkan rumah. Ia menyebut jendela-jendela rumah itu hancur.


Saat ditanya apa yang dilakukannya dikala serangan udara tersebut terjadi, gadis kecil itu mengatakan kalau beliau panik.

"Saya takut alasannya aku masih muda," jawabnya.

Video itu pun viral dan mendapat bermacam-macam komentar dari netizen. Banyak yang takjub dengan cara gadis kecil itu mengucapkan alhamdulillah. 

Bahkan ada juga yang menjulukinya selaku malaikat kecil.

"Cara dia menyampaikan * Alhumdulilah * sesudah semuanya terjadi (emoticon menangis)," ujar salah satu netizen.

"Tetap saja dia memiliki senyum yang indah di wajahnya. Subhanallah," tulis netizen lain.

"malaikat kecil," sahut yang lain.

Sebelumnya diberitakan, Militer Israel sudah meluncurkan serangan ke beberapa kawasan Palestina, terutama Jalur Gaza, semenjak 10 Mei 2021. 

Setidaknya catatan beberapa media internasional per pekan menunjukkan lebih dari 170 warga Palestina, termasuk di antaranya 41 anak-anak, tewas akibat serangan militer Israel.

Tidak hanya itu, lebih dari 1.000 orang juga luka-luka. Sementara itu, setidaknya 13 warga Palestina di Tepi Barat juga tewas terbunuh oleh militer Israel.

Terlepas dari banyaknya korban jiwa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada ahad ini memberitahukan pihaknya akan terus menyerang Jalur Gaza selama itu masih dibutuhkan.

Dewan Keamanan PBB berniat akan bertemu, Minggu, untuk membicarakan krisis di Palestina. 

Pertemuan itu sempat tertunda beberapa hari balasan dihalang-halangi oleh Amerika Serikat sebagai anggota tetap DK PBB.

Sejauh ini, DK PBB belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dengan krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina.

Sumber: Jejakberita.me