Istri Yang Pernah Berselingkuh Tidak Mencium Busuk Nirwana Sedikitpun Apalagi Masuk Ke Dalamnya

Aku bunda rumah tangga desigram 1 anak, dan juga amat mengganjal di hati saya karna aku telah menceraikan suami aku.


Aku dan juga suami sudah berpisah 6th lebih dan juga perkawinan saya telah 11th.

Karna aku membaca suatu hadist yang benda siapa yang memohon cerai pada suami ia tidak hendak mencium bacin surga.

Aku khawatir hendak perihal ini, tetapi karena percerain aku merupakan perkawinan kami dijodohkan dan juga sejak kesatu aku tdk mampu mencintai dia.

Keluarga dari ia amat menghina aku dan juga mengusir aku, karna sakit hati saya bersiklus bekerjasama dengan laki-laki lain supaya suami menceraikan aku, namun ia tidak menceraikan aku dan juga sayalah dengan dorongan pengacara mengugat cerai dia.

Mohon jawabannya ustad karna aku hendak menikah lagi dengan laki – laki lain dan juga seandainya aku salah apa trik saya buat bertaubat? [sl]

Jawaban:

Bagi islam perceraian intinya ialah duduk perkara yang kurang baik. Karna islam menginginkan biar sesuatu akad nikah itu abadi selamanya hingga salah satu ataupun kedua suami istri wafat.

Dalam sebuah hadits riwayat bubuk daud dan juga ibnu majah dan juga disahihkan oleh hakim, nabi bersabda:

أبغض الحلال إلى اللهالطلاق


“Perkara halal yang amat tidak disukai allah merupakan talak”.

Terdapat 2 hadits yang terpaut dengan arti yang kau sebutkan adalah:

1. Hadits riwayat bubuk daud, tirmidzi, ibnu hibban, nabi bersabda:

أيما امرأة سألت زوجهاطلاقها من غير بأسفحرام عليها رائحة الجنة

“Perempuan yang memohon cerai pada suaminya tanpa alasannya adalah sampai haram menurutnya amis nirwana”.

2. Hadits riwayat ibnu majah dalam sunan ibnu majah, nabi bersabda:

لا تسأل المرأة زوجهاطلاقها من غير كنههفتجد ريح الجنة

“Perempuan sebaiknya tidak memohon cerai suaminya tanpa alasannya karna wacana itu hendak menimbulkan ia tidak hendak mencium bau surga”.

Dari sebagian hadits yang dilansir di atas, bisa disimpulkan jika:

Islam tidak mendesak terdapatnya perceraian kecuali karna karena yang bisa diterima oleh syariah.

Islam menyarankan agar talak ataupun perceraian jadi jalur terakhir buat menanggulangi perkara suami – istri.

Ialah bila ikatan memburuk dan juga tidak mampu jadi buat melanjutkan ikatan karna satu ataupun sebagian alasannya.

Ada juga wanita yang memohon cerai dari suaminya karna alasannya adalah syariah serupa suaminya tidak shalat, tidak menunaikan hak istri, kdrt, sampai tidak tercantum dalam ancaman hadits ini.

Terlebih lagi wanita diajarkan buat memohon cerai pada suaminya.

Dalam tinjauan hukum fiqh, memohon cerai dari suami diucap khulu’ dan juga itu dibolehkan. Tetapi dalam problem kamu, terdapat sebagian catatan:

Kesatu, kau berdosa karna melakukan perselingkuhan dengan laki-laki lain dikala jadi seseorang istri.

Dan juga dosa itu hendak lebih besar lagi bahwa sepanjang berselingkuh terjalin ikatan perzinahan.

Dalam hukum islam, perempuan bersuami yang berzina hendak dihukum rajam sampai mati itu memperlihatkan betapa besar dosa perzinahan yang dicoba laki – laki/perempuan yang sudah menikah.

Inilah yang kau butuh fikirkan. Dan juga aku sarankan buat melakukan taubat nasuha.

Kedua, ada juga penghinaan dan juga pengusiran dari keluarga suami itu dapat diperuntukan sebab yang bisa diterima buat memohon cerai.

Sumber: Baca-berita-harian.xyz

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama