Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Istri Pingsan Mengira Suami Diculik Begal, Stress Berat Tahu Ternyata Berduaan Selingkuhan Di Rumah Kosong

Melisa yang merupakan warga Jalan Tanjung Raya Permai, Kecamatan Pematang Wangi, Bandar Lampung sudah memperingatkan Epan untuk tidak melanjutkan perselingkuhan tersebut.


Ia memang tak ingin terlibat terlalu jauh sampai berujung ke ranah aturan.

Epan tidak sama sekali mendengarkan perkataannya dan tetap melanjutkan keinginannya untuk pergi bersama Melisa.

"Aku tu sudah tau jika dia punya istri, ketika viral itu saya bilang telponlah dahulu istri kau. Dia menjawab nanti - nanti terus hingga kami berangkat ke Lampung," kata Melisa, Kamis (1/4/2021).

Melisa yang ialah pemandu lagu di Palembang ini mengaku kalau selama sepekan berada di rumahnya yang ada dikawasan Kertapati Palembang.

Selama seminggu itu, telah tak terhitung lagi dirinya dan Epan melakukan kekerabatan tubuh layaknya suami istri.

Epan kemudian mengajak Melisa untuk pergi ke Lampung menemui orangtua Melisa.

Di Lampung, mereka gres tinggal satu hari dan bermalam dirumah orantuanya.

"Sebelum berangkat itu juga, saya sempat jual ponsel. Katanya untuk modal berangkat ke Lampung. Aku tidak tahu sama sekali jika ia bawa duit atau tidak, kami sama sama mengeluarkan uang," ungkap Melisa.

Melisa pun dijanjikan akan dinikahi oleh Epan. Hal tersebutlah yang membuat Melisa kian yakin bahwa Epan benar akan menikahinya.

Namun pengukuhan Melisa sempat disanggah oleh Epan. Epan membantah bahwa Melisa ialah selingkuhannya.

Ia juga mengatakan baru sekali melakukan kekerabatan suami istri.

Barulah dikala di desak, Epan baru mengakui telah sering melaksanakan kekerabatan layaknya suami istri.

"Iya pak," saat ditanyakan oleh penyidik apakah mereka sudah sering melakukan korelasi suami istri.

Diberitakan Sebelumnya, Selama 40 hari, Sekar (25) senantiasa gelisah, cemas dan ingin menangis, menimbang-nimbang nasib suaminya yang menghilang begitu saja tanpa kabar.

Bahkan, Sekar pun semakin cemas ketika tahu, nomor ponsel yang suami tak mampu dihubungi, karena diblokir.

Sekar pun sempat melaporkkan ke polisi kalau suaminya Epan Tarnando hilang kontak sejak 40 hari dan disangka dibegal.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan itu lantas melaksanakan pelacakan dan nomor ponsel sang suami Epan terlacak berada di Lampung.

Maka polisi berangkat dan kemudian mendapati serta menciduk Epan, laki-laki usia 30 tahun ini di rumah orang bau tanah selingkuhannya bernama Melisa (24).

Lalu polisi menjinjing Epan dan Melisa Mapolda Sumsel.

Jika sebelumnya ketika dilaporkan oleh sang istrinya Sekar, Epan diposisikan sebagai korban begal, maka ini posisinya terancam sebagai tersangka jikalau pelapor kemudian membuat laporan baru terkait perzinahan.

"Laporan begal tidak terbukti kebenarannya dan kita masih menanti langkah dari pelapor seperti apa terkait hal ini," ungkap Direktur Kriminal Umum Polda Sumsel, Komisaris Besar Pol Hissar Siallagan sesaat setelah pelaku dibawa ke Mapolda Sumsel.

Sementara itu Sekar sempat senang alasannya adalah suaminya Epan sudah ditemukan, namun mau Melisa Mau Nangis dan Syok sehabis tahu sang suami ternyata Selingkuh.

Awalnya, dia tak percaya, namun sehabis tahu dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri, bahwa suaminya Epan tengah ditangkap bersama Melisa sang selingkuhan, maka Sekar mengungkapkan rasa kecewanya.

"Rasa kecewa itu pasti," kata Sekar.

Maka itu beliau meminta maaf terhadap semua pihak karena telah menciptakan repot.

"Kepada semuanya saya minta maaf karena sudah menyibukkan, dan membuat ricuh semuanya sampai seperti ini," ungkap Sekar dengan tegar, Kamis (1/4/2021) sore.

Lalu Sekar pun mengatakan bahwa dirinya sudah terima semua peristiwa tersebut.

"Apapun yang terjadi sudah terjadi, jalani saja apa yang telah terjadi."

"Terimakasih kepada semua pihak baik wartawan, rekan - rekan driver online dan pihak kepolisian atas kejadian ini," tegar Sekar mengatakan.

Serahkan Semua Proses ke Pihak Polisi

Selanjutnya Atas insiden ini, Sekar menyerahkan semua proses dan kejadian ini terhadap pihak kepolisian dan tidak ingin ambil pusing lagi peristiwa ini.

Maka itu, dia ingin fokus untuk merawat anaknya yang gres lahir dan belum genap berusia 40 hari.

"Kalau maaf itu tidak ada maaf lagi ya, untuk keluarga aku mau konsentrasi untuk mengurus keluarga, terlebih lagi anak saya baru lahir. Kita jalani aja dahulu seperti apa, ini juga kita belum tau informasi dari dia mirip apa," lanjut Sekar dengan mata berkaca-beling.

Kejadian ini sungguh diluar pemikiran Sekar. Bagaimana tidak dirinya menyampaikan selama menjalin relasi dengan suaminya ini tidak pernah sama sekali menaruh rasa curiga.

Selama menjalin rumah tangga bersamanya, Epan tidak pernah berkelakuan ajaib dalam menjalin rumah tangga.

"Tidak kenal sama sekali, aku juga tidak tau kalau beliau itu berselingkuh, tidak pernah tau sama sekali. Tidak pernah curiga alasannya adalah selama ini tidak ada keganjilan sama sekali".

"Benar benar syok lah, namun ya mau gimana lagi alasannya telah terjadi, mau nangis atau gimana lagi untuk apa biarlah polisi yang mengurusnya," kata Sekar.

Polisi Tunggu Laporan Perselingkuhan

Sementara itu, Direktur Kriminal Umum Polda Sumsel, Komisaris Besar Pol Hissar Siallagan Menunggu Laporan Lanjutan dari Sekar Terkait Kejadian Perselingkuhan.

Seperti dikenali, Epan Tarnando (30) sampai saat ini masih berada di Mapolda Sumsel. Tak hanya seorang diri, Epan bareng selingkuhannya adalah Melisa masih diamankan di Jatanras Polda Sumsel untuk dimintai informasi.

Sementara Laporan yang dibentuk oleh Sekar (25) atas hilangnya Epan semenjak tanggal 19 Maret 2021 lalu sudah sukses dikerjakan oleh pihak kepolisian.

Epan didapatkan di Bandar Lampung, Provinsi Lampung bareng selingkuhannya.

Adapun kronologinya, Pihak kepolisian sebelumnya melaksanakan penelusuran kepada Epan usai sang istri menciptakan laporan kehilangan pada Senin (29/3/2021) kemudian.

Laporan yang dibentuk pun eksklusif direspon oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian mendapati laporan sebelumnya yang dibuat oleh pelapor adalah istri dari Epan Tarnando wacana laporan orang hilang.

Berbekal laporan tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak mencari gosip ihwal eksistensi dari Epan.

"Laporan pertama itu terkait laporan orang hilang beserta mobilnya, alasannya adalah ke khawatiran ini, istri Epan yang ialah pelapor melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian," kata Direktur Kriminal Umum Polda Sumsel, Komisaris Besar Pol Hissar Sialagan, Kamis (1/3/2021).

Tak usang usai laporan tersebut, Epan didapati sedang berada di Lampung hingga risikonya tim Jatanras Polda Sumsel langsung bergerak ke Lampung mencari keberadaannya.

Benar saja, setelah didapati di Lampung, ternyata Epan bukanlah menjadi korban penculikan ataupun korban begal.

Epan ternyata kabur bersama selingkuhannya ke Bandar Lampung dan tinggal dirumah orangtua selingkuhannya.

"Jadi laporannya itu bisa kita ungkap kebenarannya yang mana rupanya menghilang bersama seorang teman wanitanya, bukan di culik maupun dibegal," lanjut Hissar.

Atas insiden, keduanya dikala ini masih berada di Polda Sumsel. Pihak kepolisian dikala ini masih menanti langkah dari pelapor apakah nantinya akan melaporkan keduanya ke Polda Sumsel atas masalah perzinaan atau tidak.

"Laporan begal tidak terbukti kebenarannya dan kita masih menanti langkah dari pelapor mirip apa terkait hal ini," katanya.

Sumber: Tribunnews.com