Dokter Gegabah Saat Operasi Caesar, MembuatParas Bayi Perempuan Ini Menjadi Cacat Seumur Hidup

Dokter Lalai ketika Operasi Caesar, Bikin Wajah Bayi Perempuan ini Menjadi Cacat Seumur Hidup


Seorang bayi yang baru lahir terpaksa harus mempunyai cacat diwajah seumur hidup, sehabis dokter tidak sengaja melukainya selama operasi caesar.

Insiden itu terjadi di rumah sakit biasa di kota Kyshtym, Rusia.

Ibu anak itu diketahui bernama Darya Kadochnikova, melahirkan di usianya yang cukup muda, 19 tahun.

Darya dibawa ke tempat tinggal sakit dan sudah mempersiapkan kelahiran wajar .

Tetapi dokter menetapkan operasi caesar, alasannya bayinya berganti posisi, dan yang paling aman adalah dengan operasi caesar.

Media setempat melaporkan bahwa para dokter awalnya memperlihatkan anestesi epidural pada Darya, tetapi alasannya adalah ia masih bisa mencicipi semuanya, tim medis mesti membius pasien dengan memberinya anestesi intravena.

Setelah bangun, Darya terkejut melihat luka parah di tampang putrinya.


Dia yang terkejut, kemudian menanyai dokter.

Para dokter tidak memberikan penjelasan lanjut, malah memberitahu perempuan itu biar bayinya yang baru lahir tidak boleh terlalu banyak bergerak.

Sang ibu sendiri dilaporkan menderita demam tinggi setelah menjalani operasi caesar.

Dia dilaporkan masih menyusui putrinya meskipun minum antibiotik.

Rumah sakit belum mengomentari insiden itu.

Kelalaian dokter tidak cuma terjadi sekali. Sebelumnya di Korea, seorang wanita hamil harus kehilangan anaknya setelah seorang dokter salah mengambil dokumen rekam medis miliknya dengan orang lain, dan melaksanakan aborsi terhadapnya.

Menurut Korea Herald, seorang ginekolog dan perawat ditangkap oleh Kantor Polisi Seoul Ganseo pada Senin (23/9/2019) karena melaksanakan pengguguran pada pasien yang salah.

Korban merupakan warga negara Vietnam tengah hamil enam minggu.

Oleh dokter, dia diresepkan untuk embel-embel gizi.

Tanpa dimengerti, dokumen pasien tertukar dengan yang yang lain. Pasien wanita itu dikirim ke ruang operasi.

Kedua tersangka yang tidak memeriksa dokumen pasien terlebih dulu, pribadi melakukan langkah-langkah pengguguran.

Perawat kemudian menyuntik pasien dengan anestesi. Setelah itu dokter melakukan aborsi kepada korban sesuai dengan grafik medis.

Korban kemudian pulang ke rumah dan setelah mengaborsi janin. Oleh dokter, dia diresepkan untuk pelengkap gizi. Tanpa dimengerti, dokumen pasien tertukar dengan yang yang lain.

Pasien wanita itu dikirim ke ruang operasi.

Kedua tersangka yang tidak menilik dokumen pasien apalagi dahulu, pribadi melakukan langkah-langkah pengguguran.

Perawat kemudian menyuntik pasien dengan anestesi. Setelah itu dokter melakukan pengguguran terhadap korban sesuai dengan grafik medis.

Korban kemudian pulang ke tempat tinggal dan sehabis mengaborsi janin.

Sumber: Medan.tribunnews.com

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama