Demi Bergaya Ibu Kenakan Emas Ke Tangan Bayinya, 3 Bulan Lalu Gelang Dibuka Pribadi Menyesal

Seorang ibu menyebarkan kisah penyesalannya setelah memakainya gelang emas ke tangan bayi wanita yang gres ia lahirkan.


Ibu asal Malaysia bernama Cik Puan Auni itu sudah 4 tahun menunggu kelahiran anak kedua.

Di tahun keempat, apa yang dinantikan Auni akibatnya terwujud.

Ia mengandung anak kedua, lebih bahagia lagi Auni dikala tahu anak keduanya berjenis kelamin perempuan.

Setelah lahir bayi Auni diberi nama Putri Alice Kayyisa.

Saking bahagianya dikaruniai seorang putri, Auni ingin menciptakan bayinya tampil ‘secantik’ mungkin.

Meski si bayi masih begitu kecil, Auni telah membelikannya pelengkap emas supaya sang putri tampil bergaya.

Alice kecil lantas dipakaikannya gelang emas di tangan.

Namun suatu hari, Auni mencicipi dorongan untuk membuka gelang yang dipakai putrinya itu.

Auni menyaksikan gelang itu kotor sehingga tergerak untuk mencucinya.

“Entah kenapa ingin melepas gelang karena tampakkotor, jadi mau saya cuci".

"Ternyata Allah memang menggerakkan aku untuk membukanya,” ungkap Auni dikutip dari Mstar.

Namun ketika gelang terbuka, betapa kagetAuni melihat kondisi pergelangan tangan bayinya.

Menurut Auni, pergelangan tangan Alice mengecil tidak seperti ukuran normal.

Auni yang ketakutan menyaksikan fakta itu segera membawa Alice ke dokter. Ia khawatir kondiri itu akan berdampak panjang.

“Dokter bilang jangan lagi pakaikan gelang, rantai, atau tambahan lain yang mengusik pertumbuhan bayi".

"Bayi berkembang besar saat dia tidur,” kisah Auni.

Ia pun tak mampu membayangkan apa yang akan terjadi jika saat itu tak membuka gelang yang dipakai putrinya.

Setelah mendapat pesan tersirat dari dokter, Auni secepatnya menjauhkan gelang tersebut dari Alice. Beruntung tangan Alice membaik setelah tak lagi dipakaikan gelang.

“Tangan Alice telah kian membaik, telah tak mengecil lagi".

"Gelang ini sepertinya disimpan saja".

"Tunggu ia besar, baru dipakaikan lagi,” ungkap Auni.

Ia lantas mengingatkan para ibu untuk tidak melaksanakan hal yang serupa.

“Memang punya anak perempuan pasti tergoda mendandaninya, tapi tolong dipikirkan lagi".

"Tidak salah mendandani anak, tapi jangan teledor".

"Pikirkan juga aspek kesehatan anak yang pasti jadi hal terpenting,” pungkasnya.

Sumber: tribunnews.com

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama