Booming , Ngaku Kerasukan Setan, Suami Beiah Perut Lstri Dan Keluarkan Bayinya

Sungguh sadis apa yang diperbuat seorang laki-laki di Bengkulu terhadap istrinya ini, disangka alasannya cemburu buta, seorang pria yang dimengerti berinisial RO tega mengahabisi istrinya dengan cara membelah perut istrinya yang tengah hamil bau tanah.


Kejadian yang terjadi pada Kamis sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Irian, Gang Lambau, RT 4, Kelurahan Tanjung Jaya, Kecamatan Sungai Serut, Bengkulu itu sontak hebohkan warga sekitar.

Lebih lanjut menurut informasi dari pihak kepolisian, kronologi insiden menakutkan itu bermula ketika pelaku marah terhadap korban alasannya tidak diperbolehkan menyaksikan ponsel korban, keduanya pun cek cok.

Pelaku kemudian keluar rumah dan kembali menenteng parang milik tetangga, pelaku lalu menenteng bendo tersebut ke dalam kamar dan menyembunyikannya dibalik selimut.

Saat korban datang ke dalam kamar untuk beristirahat, secara tiba-tiba pelaku menebas leher korban dengan bendo hingga tewas.

Pelaku kemudian membelah perut korban yang adalam posisi hamil dan mengambil bayi tersebut.

Korban yang dimengerti berjulukan Erni ini ditemukan dengan luka yang menyedihkan, sayatan di leher dan perut, sehingga bayi dalam kandungannya keluar.

Beruntung bayinya sukses diselamatkan dan dibawa di klinik lokal, tidak lama sesudah peristiwa menyeramkan itu, warga eksklusif menelepon polisi dan tanpa menanti lama Tim Buser Polres Bengkulu langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Setelah melaksanakan pencarian beberapa menit, pelaku datang-datang tiba ke tempat tinggal sambil memakai busana yang dipakai saat menghabisi nyawa istrinya itu, ia tiba mendekati petugas kepolisian sambil meminta maaf alasannya adalah kerasukan setan.

Melihat pelaku menyerahkan diri, warga sebetulnya ingin menghakimi pelaku, namun beruntung abdnegara kepolisian bergerak cepat dan langsung menenteng pelaku ke dalam kendaraan beroda empat.

Dia (pelaku) sempat ke rumah saya tangannya ada bercak darah, katanya istrinya mau melahirkan, terang Candra tetangga pelaku.

Sampai saat ini mayat Erni belum dievakuasi, tim inafis Polres Bengkulu masih melakukan pemeriksaan.

Sementara itu, foto dan video pelaku dan korban yang tersebar di media umum juga tak luput dari target warganet, tak sedikit warganet yang berkomentar, salah satunya pada akun sumeks.co berikut.

Kekeluargaan akan lebih baik dalam menyelesaikan persoalan. 

Krna mereka tertua dalam keluarga. Setiap problem niscaya ada jalan keluar. Yg disayangkan kenapa harus dgan jalan seprti ini, pelajaran buat kita semua, kejujuran yakni yg terpenting dalam suatu rumah tangga.. 

Sekecil apapun maslah dongeng kan pada pasangan anda, krna disini kita bisa mencari jalan keluar. 

Bersyukur dan bersabar akan lebih baik. Klw mampu lihat bawah umur yg tidak berdosa, balasan ulah orang bau tanah, telantar, jalan hidup gk jelas, putus asa pada anak, banyak pertimbangan. stok kata cerai, aturan cerai haram dalam agama. 

Dalam hukum emng gpp, di tamat jdi pertanyaan. Semoga kita semua menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah. 

Aamiin aamiin aamiin yarobalalamin..

Sumber: Catatanberita.me

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama