Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

2 Hari Cari Duit Kemudian Pulang Bawa Rp30 Ribu, Istri Di Carenang Eksklusif Siram Suami Pakai Air Panas

Seorang suami di Banten berjulukan Sopan Sopian (38) disiran menggunakan air panas saat sedang tertidur pulas oleh sang istri, Suk (31).


Hal itu dijalankan alasannya Suk merasa kesal nafkah yang diberikan Sopan sungguh sedikit padahal telah tak pulang selama dua hari.

Selain alasannya adalah duit yang sedikit, Suk juga telah tak tahan sebab sering dianiaya.

Sebelum Suk menyiram air panas, keduanya sempat terlibat cek-cok karena Sopan sudah tak pulang ke tempat tinggal selama dua hari.

Kemudian dikala pulang, beliau cuma menjinjing duit senilai Rp30 ribu.

Merasa kesal, Suk eksklusif mengolah masakan air panas dan menyiramkannya ketika korban sedang tidur.

Setelah melaksanakan hal tersebut, pelaku pribadi keluar rumah dengan menenteng anaknya.

Peristiwa itu terjadi di Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten pada Jumat (4/6/2021).

Selain kesal alasannya uang yang sedikit, Suk juga lelah karena kerap dianiaya.

Hal itu dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Carenan Bripka Lupianto.

Dikutip dari TribunBanten.com, Rabu (9/6/2021), kejadian bermula dari korban yang bekerja selaku sopir angkot pulang ke rumahnya.

Saat itu korban sudah dua hari tak pulang kemudian menunjukkan uang kepada sang istri senilai Rp30 ribu.

Hal itu membuat sang istri merasa curiga sampai terlibat pertengkaran.

"Istrinya ini menyebutkan bahwa suaminya telah dua hari tidak pulang kerumah, dan pada ketika pulang hanya menjinjing duit sekitar Rp30.000 dan terjadilah rasa curiga di situlah dipicunya perkelahian," ungkapnya.

Sang istri lalu menanyakan keberadaan sang suami namun malah mendapat perlakuan kasar.

Ia pribadi pergi ke dapur lalu merebua air lalu menyiramkan ke sang suami yang sedang tidur di sofa.

Sopan eksklusif kelojotan menahan sakit sambil berteriak minta tolong tetapi tak ada yang datang untuk menolong.

Korban lalu keluar rumah dan mengendarai mobil angkot sendiri untuk pergi ke puskesmas.

Namun, korban lebih dahulu pingsan di perjalanan sebelum sampai di puskesmas.

Seorang warga yang menyaksikan korban, tiba membantu dan membawanya ke puskesmas terdekat.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka melepuh di bab paras , dada dan kaki.

"Akibatnya korban mengalami luka melepuh pada bagian paras dada dan kaki dan saat ini korban sudah dibawa ke tempat tinggal orang tuanya untuk terus dijalankan berobat jalan," jelasnya.

Kini pelaku telah ditangkap dan sedang menjalani investigasi.

Sumber: Tribunnews.com